“Dijebak”, Pantang Kabur!

Dalam hidup, kadang kita dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit.

Dan ketika pilihan sulit itu sudah ada di depan mata, kita kadang tak bisa menghindar dan harus pilih salah satu. Kalau Anda ada di posisi itu, jangan takut, jangan lari, hadapi saja dengan sepenuh hati. Insya Allah ada hikmah di balik itu semua.

Aku alami hal itu beberapa hari lalu. Malam sebelum pulang kerja, aku diajak menemani rekan kerja yang mendapatkan tugas mengisi acara silaturrahim kantor. Spesifiknya adalah menjadi dancer (parodi-parodian). Temanku yang mengajak ada 2 orang. Ia mengajak serta lagi 2 orang lainnya, termasuk aku. Ketika sampai di tempat latihan dancing, di ruang penuh cermin, aku ternyata dijebak. Dua orang teman yang awalnya mengajak, ternyata pergi ke luar, dan mereka mengatakan ada meeting di luar. Padahal itu sudah jam 8 malam. Rasanya mustahil jika ada meeting yang dimulai semalam itu. Aneh. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku sudah diperkenalkan dengan tim dancer lainnya yang sudah siap-siap latihan.

JKT 48

JKT 48

Aku tak tahu, waktu itu mau latihan apa sebenarnya, sampai satu orang memberitahuku bahwa kami akan latihan dancing Gangnam Style. What? Aku tahu itu sedang booming sekarang di Indonesia. Tapi, wait a minute… Aku melakukannya? No way.. Awalnya aku tak yakin bisa menjalaninya.

Tapi, prinsipku jelas: Dalam tiap kesempatan, yang terdesak sekalipun, segala tantangan harus dihadapi. Pantang mundur dan kabur jika berhadapan dengan sebuah tantangan. Termasuk jika kita dijebak di dalam situasi yang kita tidak ahli di dalamnya. Apa yang harus dilakukan? Stand up and fight! Face it with your own style. Taklukkan tantangan itu!

Ada beberapa pekerjaan regulerku yang belum beres sebenarnya malam itu. Tapi karena harus latihan dancing, ya terpaksa pekerjaan itu ditunda dulu. Nanti dilanjutkan kalau latihannya sudah selesai. Perlahan, aku diajarkan gerakan demi gerakan Gangnam Style-nya Psy si rapper Korea. Awalnya agak sulit. Tapi perlahan, diingat-ingat dengan kuat, dan dibayangkan sebagai kegiatan yang menyenangkan, maka jadilah ia sebagai sesuatu yang layak dinikmati. Aku anggap malam itu sedang latihan menggerakkan otot-otot alias olahraga.

I really enjoyed ‘the show’ that night. Lalu terbayang bagaimana rasanya seorang Agnes Monica latihan dancing sebelum perform, dan artis-artis lainnya yang berlatih keras sebelum tampil di tv. Aku sedang menjalani latihan-latihan yang biasa artis lakukan di ruang yang sekelilingnya dilapisi cermin. Menarik! Bisa jadi cerita, tentunya. Let’s do it! Why not? Sekali-kali, seorang analyst, juga harus berani “turun gunung” untuk praktek. Jangan cuma jago analisa, tapi juga harus mumpuni praktek! Ketidakyakinan seketika itu berubah jadi sebuah rasa optimis.

Aku copot sepatu. Mulai berlatih. Awalnya tanpa musik. Lalu setelah hapal sedikit gerakannya, baru diiringi pakai musik. Rekan dancer lainnya sudah latihan jauh-jauh hari sepertinya. Mereka sudah luwes bergerak. Sudah hapal betul. Aku masih toleh kiri-kanan, takut salah juga.

Tak hanya Gangnam Style yang kami pelajari malam itu. Ternyata ada hal lain yang tak kalah seru: dancing heavy rotation milik JKT 48 dan “Goyang Itik’ Zaskia si penyanyi dangdut. Alamak! Matilah awak nih.

Tapi tekad sudah bulat. Harus all out menjalani semuanya malam itu. Seorang sudah ditunjuk jadi coach kami. Kami taat mengikuti arahan darinya. Latihan pun berjalan mulus, meski lebih banyak diselingi candaan. Gerakan sudah mulai kuhapal. Mulai menikmati gerakan tanpa hapalan juga. Gerakan sudah dari hati sepertinya. Hahaha.

Tak terasa, waktu berjalan cepat. Hari sudah pukul 10 malam. Latihan hampir selesai. Tiba-tiba masuk petinggi Divisi Produksi dalam rangka mengawasi latihan kami. Aku pikir, ini kok jadi serius begini ajangnya? Aku kira parodi dancing biasa, buat lucu-lucuan. Ternyata, baru aku ketahui belakangan, performa kami nanti adalah lomba antar divisi. Aku mewakili Divisi Produksi & Programming. “Baiklah,” ujarku dalam hati. Ternyata ini bukan sekadar jebakan biasa. Ini jebakan yang niat juga nih ikut acara ini.

Sebelum latihan berakhir, kami diberi hadiah pizza dari sang produser. Lumayanlah untuk mengisi perut yang sudah keroncongan. Ternyata, baru beberapa jam latihan bikin haus dan lapar juga. Bagaimana kalau artis profesional? Tentu lebih capek lagi ya? Karena latihannya berhari-hari.

Selesai latihan, kami janjian besok akan gladi resik terakhir di panggung sekitar jam 9 pagi. Oke, sudah disepakati. Aku balik lagi ke ruangan, lanjut kerja. Waktu sudah jam 10 malam lebih. Karena masih ada utang pekerjaan, diselesaikan dulu sebelum pulang, karena biar tidur tenang dan ga nunda-nunda kerjaan.

Wakil dari programming hanya dua orang, Aku dan Andre. Sisanya adalah dari produksi. Setelah selesai semua pekerjaan, kami pulang sekitar jam 11.30 malam. Lumayan larut. Aku antar Andre dulu ke depan gang kosnya, lalu pulang. Sempat kepikiran juga. Apa bisa ya lancar besok pagi? Harapannya, besok pagi harus tampil maksimal. Jangan sampai ragu-ragu atau lebih parah lagi, jangan sampai lupa.

Ah, lupakan semua ketegangan. Tidur dengan pulas malam ini.

D’day!

Keesokan harinya aku sudah siap-siap berangkat pagi sekali. Selain menyiapkan kerjaan reguler, aku juga masih ingin latihan nge-dance. Benar-benar ingin tampil perfect. Ingin streaming dari youtube bagaimana  gerakan dance Gangnam Style yang benar.

Pagi itu, adrenalinku meningkat. Semua karyawan RCTI yang jumlahnya ribuan, akan nonton acara ini, termasuk melihat aksi dance Gangnam Style kami. Hmmmm..Aku beli cemilan di minimarket, agar tak perlu sarapan lagi nanti ketika akan tampil. Khawatirnya kalau sarapan nasi, atau bubur, bisa-bisa sakit perut dan ke toilet di saat genting.

Jam 9 pagi kami sudah berkumpul untuk latihan. Wardrobe kami adalah atasan putih, dan bawah blue jeans dan sepatu casual/ sporty. Macam-macam aksesoris pun dipakai oleh rekan-rekan setim, agar semakin semarak suasana saat tampil. Kami baru akan tampil pukul 11.30.

Tes Panggung: di Belakang Max 5

Tes Panggung: di Belakang Max 5

Kami sempat latihan beberapa kali dengan backsound seadanya dari hp. Lumayanlah mengurangi rasa grogi, dan menambah rasa percaya diri. Awalnya kami sempat down juga. Salah satu lawan kami diyakini memiliki performa yang ciamik. Mereka tampil full make-up, berpakaian seperti JKT 48 asli. Baik lagi maupun perempuan berdandan seperti perempuan, lengkap dengan blush on dan lipstik. Konsep mereka adalah benar-benar asli parodi JKT 48.

Okelah. Kita harus percaya pada kemampuan sendiri. Apapun yang terjadi, menurutku, tim kami harus tampil lepas, tanpa beban. Tim lawan yang dari Sales Marketing ini sempat menjadi jawara dalam ajang-ajang gathering RCTI. Sudah punya nama mereka. Tapi, aku tak gentar sedikit pun. Kreativitas tim kami bisa diandalkan untuk mengalahkan mereka. Aku yakin itu.

Giliran kami tampil semakin dekat. Kami tos bersama sebelum tampil, sembari berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Kami jadi penampil pertama. Enak juga. Bisa membuat standar pernampilan buat kontestan lainnya. Ada 4 kontestan yang tampil siang itu. Juri penilainya adalah Hary Tanoesoedibjo, Liliana Tanoesoedibjo, dan Angela Tanoesoedibjo. Benar-benar serius nih lomba. CEO-nya langsung yang menilai performa kami.

“Kita sambut, penampilan dari rekan-rekan Produksi & Programming…” himbau MC Mbak Ida dan Zaldy Noer—anchor Botak Ternama itu—

Mulailah masuk ke stage tim kami. Awalnya, 5 orang muncul. Mereka nge-dance like Michael Jackson dan beberapa kombinasi gerakan ciptaan sendiri. Mereka pakai topi seperti MJ. Menurutku, tampilan mereka keren, koreonya juga keren. Setelah satu menit tampil, aku pun mulai bersiap. Giliran tim besar tampil juga untuk nge-dance JKT 48, Gangnam Style dan Goyang Itik.

Tak terduga, ternyata sambutan penonton begitu meriah. Mereka kaget melihat aksi kami yang tersusun rapi, menghibur, dan penuh kejutan. Ketika di puncak gerakan, aku terpilih jadi orang yang berada di deretan paling atas dari sebuah piramida yang dibuat ala Cheerleaders. Aku terpilih karena beratku yang paling ringan. Hahahaha.

On the top

On the top

Siang itu, aku tak lupa bawa topi kesayangaku, topi rambut landak. Topi yang unik, yang membuatku terlihat tampil all-out hari itu. Banyak yang mengira itu rambut asli. Padahal hanya aksesoris. Hehehe.

Selesai tampil, kami yakin mendapatkan respon yang bagus sekali dari penonton. Kami gembira. Saling tos satu dengan lainnya. Tak sabar rasanya melihat penampil lainnya. Akhirnya kami inisiatif duduk di kursi penonton. Ingin lihat kompetitor seperti apa tampilnya. Apakah lebih baik dari kami? Atau lebih jelek? Sambi berdoa, kami jadi nomor 1.

Lawan kami ada yang menampilkan drama plus dubbing, ada juga yang menampilkan band ‘Noah’, dan terakhir parodi JKT 48 dengan dance Heavy Rotation-nya. Penampil terakhir adalah lawan berat. Tapi, aku yakin, dari respon penonton, dan keyakinan diri sendiri, tim kami lebih baik.

Pesaing Berat: Tim Sales Marketing

Sambil berharap-harap cemas, kami tunggu pengumuman pemenang, hasil penilaian Hary Tanoe sekeluarga. Dan benar saja, Tim Produksi & Programming menang juara 1. Kami berhak mendapatkan uang Rp 5 juta, untuk dibagi ke 20 orang. Lumayanlah buat seru-seruan. Direktur kami berjanji secara lisan untuk mencari ‘tambahan’ hadiah biar lebih besar lagi, karena ia terlihat puas dengan penampilan kami yang menghibur dan menggemaskan.

Ternyata, hasil jebakan terhadap diriku untuk ikut nge-dance Gangnam Style, JKT 48, dan Goyang Itik Zaskia, tak sia-sia. Boleh saja suatu waktu kita merasa dijebak, tapi kalau sudah tak ada pilihan, apapun tantangannya harus dihadapi dan ditaklukkan. Aku keluar dari zona nyaman sebagai analyst. Aku all-out menjalani latihan dan yang lebih penting lagi, benar-benar merasa enjoy di dalam show tersebut. Hasilnya? Sesuai dengan usaha yang diupayakan. Setimpal!

Kelak, jika Anda “dijebak” juga oleh teman Anda, di satu waktu tertentu, dan tantangan dalam jebakan itu masih dalam koridor positif, maka tak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba menaklukkan tantangan tersebut. Jika sesuatu dilakukan dari hati, hasilnya pasti luar biasa. Aku belajar banyak hal dan dapat pengalaman yang sangat berharga hari itu. Aku makin tenar di kantor.

Lebih gila lagi, tiba-tiba sorenya langsung datang telpon dari bagian kreatif acara Dahsyat RCTI: “Mas Aad, siap-siap ya besok tampil di Dahsyat.” Hah? Aku terperanjat. Serius nih? Aku? Di Dahsyat? What? No way. Aku analyst Dahsyat dan akan tampil di acara itu? Jarang-jarang nih. Dag-dig-dug juga. Segera aku kabari istriku, dan ia terkejut. Sama seperti keterkejutanku. Istriku sudah tak sabar menonton esok hari, bersama bayi kami yang masih dalam kandungan.

Namun, malam harinya aku dapatkan info lanjutan karena tim kami 20 orang dengan kesibukan berbeda-beda, ternyata jadwalnya masih belum ketemu yang cocok. Jadi, tampil di Dahsyatnya harus dipending, sampai ketemu jadwal yang pas.

Pelajaran moral dari kisah ringan ini adalah ada saja hal-hal tak terduga datang kalau kita berani ambil tantangan dalam hidup, meski ketika kita “dijebak” oleh orang lain sekalipun. Kalau kita tetap menjalaninya dengan hati, “jebakan” bisa jadi berkah, membuka peluang-peluang yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Kalau ada acara-acara di kantor yang butuh sukarelawan untuk mengisi acara tersebut, silahkan ajukan diri. Pasti ada dampak positif yang akan Anda rasakan nantinya. Kebanyakan orang akan merasa malu, tidak percaya diri, takut. Tapi di sanalah kita latihan untuk menaklukkan semua itu. Kreativitas Anda akan dipaksa keluar. Kapan lagi keluar dari zona nyaman? Kalau Anda menjalani kehidupan normal-normal aja, biasa-biasa aja, pasti akan boring. Teman saya, Ira Latief dalam bukunya bilang, “Normal is Boring”! Kalau kata orang Betawi, kalau “dijebak”, ya jabanin aja.

So, siap-siap lihat aku tampil di Dahsyat ya. Semoga benar-benar kejadian dalam waktu dekat. Sekali-kali jadi artis, siapa takut? Hehehe🙂

10 responses to this post.

  1. Aku tunggu broo di you tube and acara dahsyat share link Nya kalau udah ada heheheh
    Bagus juga kayanya lihat Lou ngedance heheheh….. Bagus juga pengalaman kejebakmu….

    Reply

  2. parah… gw ngakak abis liat video rekaman elo, Ad. Mudah2an baby panda manda nggak ngakak jungkir balik nantinya…

    Reply

  3. ahahah ^O^ kereen mas🙂

    Reply

  4. Aad mah emang multi talented😀 , moral cerita tambahan yaa memang kita manusia harus dijerumusin dulu kali ya baru keluar deh potensi sebenarnya *langsung mikir potensi gw apa yakkk*

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

childhoodoptimizer

"Optimalkan masa kecil anak, agar hidupnya selamat, kelak!"

One's Blog

Ucapan berhamburan - Tulisan akan bertahan

Azizah SL

Membumikan Kata, Melangitkan Cerita

Ollie dan Dunianya

"I read, I travel, and I become"

penjelajahmimpi

Terus menjelajahi mimpi, karena semua berawal dari sini

Chae's Blog

Life begins at the end of your comfort zone

Muhammad Jhovy Rahadyan

Be The Best Of Ourself

Ardisaz

Talk about Tech, Startup, Gadget, Travel, and My Daily Life

Kiki Barkiah

Ummi diary

Zaky Amirullah

Merapikan Serpihan Hikmah

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

DIENG PLATEAU

PARADISE OF CENTRAL JAVA

Pusat Refill Toner

Refill Toner Di Tempat

Febri Photography

Kadang keindahan diawali oleh kegilaan

dinysullivan92

This Is My Life

Tentang Hidup

Hidup sekali, Hiduplah yang berarti..

Seorang Pemuda Pendamba Ridho Ilahi

Pecinta Dzikir dalam Alunan Fikir

SilentManifest

Don't Trust Me. I'm not a Writer

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

Stev_vannie's blog

Apalah Arti Sebuah Kata

literasi . seni . lestari

untaian patahan kata bertaut menjadi narasi beresensi

direizz

Just another WordPress.com site

Komunitas Ngéjah

Desa Sukawangi - Kec Singajaya - Kab Garut

NANDA PRINTING DAN PERCETAKAN RAWAMANGUN – JAKARTA

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

sihaik

This WordPress.com site is the bee's knees

Azinuddinikrh's Blog

barangkali kau benar, hanya malaikat dan gemericik air lah yang dapat membawaku pergi berlalu

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Blog Ayunda Damai

Bermain, Belajar dan Bercerita

Kicau Kaki

Melangkah, memotret, menulis

serbaserbitoyota

information & news

Scientia Afifah

bacalah, dan bertumbuhlah!

Yanto Musthofa

In this very short journey home, I dare not to dream of making a difference. The world is going to have a marker that I've ever been growing in it, ... that's all I have to dream of.

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Rindrianie's Blog

Just being me

Martina Nofra Panai

InsyaAllah 2017

SanWa Journeys

by Sandrine Tungka

rizasaputra

tempat kuring ngacapruk

Moh Darodjat

Muhammadiyah Gerakanku

Ruli Blogger

Wordpress.com

Life Journey

Catatan Perjalanan Kehidupan

JaTiara

A Diary To Share And Review My Random Memories

CCTV, AC, GPS, PABX, Brankas, Pemadam Api, JAMBI

Safety Spesialis, Bengkel Mobil, Material Bangunan, Jambi 0741-7350248, 085216881144

Imaji Tiada Batas!

Hidup sederhana, berkarya luar biasa.

Ridwanologi

Ruang Pandang Ridwan Aji Budi Prasetyo

D L A`s Stories

Mylife, Mydeath are all for Allah SWT.

unspoken mind

if you can't tell, just write

%d bloggers like this: