WOI! (Wall of Inspiration)

“WOI!, hidup (di dunia) cuma sekali. Jangan jalani secara biasa-biasa aja.”

Sebagai kepala keluarga Umarat, saya ingin memimpin keluarga ini menjadi keluarga yang keren, unik, tak ikut-ikut hal yang ga perlu, punya karakter sendiri, punya cara sendiri untuk mendidik anak-anak kami, mampu mengeksplorasi kemampuan tiap anggota keluarga secara optimal, dan yang paling penting saya ingin keluarga kami masuk surga kelak di yaumul akhir. Sesuai syarat-syarat berlaku yang telah termaktub di dalam ajaran agama Islam yang kami anut.

Nah, untuk mencapai target agar keluarga kami keren, dan seterusnya itu, tentu diperlukan terobosan  yang tak biasa dalam kehidupan berkeluarga. Salah satu yang menjadi concern saya dan Andin dalam mendidik Afiqah Humayra Umarat–putri pertama kami–adalah bagaimana ia tak terjebak ke dalam pendidikan formal berkualitas biasa semata.

Jangan sampai ia teralienasi pada sistem sekolah formal, lalu proses belajar pun hanya terfokus berlangsung di sana. Bagi kami, proses belajar anak kami harus berlangsung dimana saja, kapan saja. Ia bebas bertanya apapun. Kami selaku orangtua harus siap dari sekarang. Kalau-kalau anak kami nanti cerewet dalam bertanya ini-itu, kami harus siap mental menjawabnya semaksimal yang kami bisa. Tidak boleh mematahkan semangat belajar dan bertanya. Jika kami belum bisa jawab pertanyaannya, maka tugas kami adalah mencari tahu secara bersama-sama putri kami tentang jawaban yang hendak dicari.

Berpetualanglah selagi masih hidup

Berpetualanglah selagi masih hidup..

Khusus di rumah kami, saya dan Andin kepikiran ide untuk menciptakan wall of inspiration di rumah baru kami di Kota Wisata-Cibubur. Mengapa hal ini penting? Kami meyakini bahwa wall of inspiration adalah salah satu langkah awal yang baik untuk proses belajar bayi lucu kami, Afiqah Humayra Umarat. Wall of inspiration disingkat jadi WOI. Ini semacam hentakan, bentakan, peringatan, bagi kami untuk senantiasa belajar sepanjang hayat keluarga kami. WOI, bangun WOI! WOI belajar WOI! WOI berkarya WOI! WOI tinggalkan sesuatu yang berarti sebelum meninggal WOI! Jangan diam saja. Jangan buntu! Jangan gitu gitu aja menjalani hidup, WOI!

Dimana unsur belajarnya? Nah begini. Kami baru saja membuat wallpaper peta dunia ukuran 3m x 1.5m di ruang tamu. Lengkap dengan nama negara dan nama ibukotanya. Dari peta negara itu, secara tidak langsung Afiqah Humayra Umarat tiap hari melihat peta dunia. Ia akan belajar geografi setiap hari. Kami bikin program mendalami informasi satu negara, 1 hari = 1 negara. Bayangkan jika ia bisa khatam mengetahui segala informasi semua negara di dunia. Bukankah itu hal yang luar biasa? Panda (red: saya) dan Manda bertugas menyiapkan informasi tiap negara, sebagai bahan merespon balik jika ditanya. Kalau stuck nggak bisa jawab, kita cari bersama-sama sang anak. Internet di rumah saya sengaja saya pasang cukup menggiurkan, 1 Mbps untuk download dan upload. Biayanya relatif lebih mahal? Ya tentu, untuk pendidikan, untuk investasi jangka panjang, harus ada pengorbanan.

Tentunya cara mengajarkan informasi seputar negara-negara di dunia tak bisa pakai cara di sekolahan biasanya. Kami pakai cara story telling. Andin–istriku–adalah master dalam story telling. Ia akan menularkan virus story telling kepada saya. Jadi, anak kami tidak akan bosan dalam belajar geografi negara-negara di dunia, karena ia seperti merasa sedang bermain dengan orangtuanya.

Tiap membahas suatu negara, misalnya Indonesia, kami akan informasikan hal-hal apa saja yang terkenal di negara tersebut. Mulai dari kebudayaan, karakter masyarakatnya, peluang plus tantangan ke depan, dan seterusnya.

Ayra permata hatiku

Afiqah Humayra Umarat–permata hatiku–akan menjelajahi dunia

Afiqah Humayra Umarat nanti bebas menandai gambar per negara dengan sticker tambahan (kertas post-it) sebagai penanda informasi tambahan. Jadi, dinding ruang tamu kami akan terlihat agak berantakan dengan tempelan-tempelan sticker. Tak apa, namanya juga belajar. Kalau ga kotor, ga belajar bukan? menyitir tagline sebuah iklan sabun.🙂

Wallpaper peta dunia juga kami sisipkan pesan inti keluarga kami: “Biasakanlah yang benar, jangan membenarkan kebiasaan!” Kami berharap, kemanapun nanti Afiqah Humayra Umarat merantau, ia akan ingat terus pesan penting ini.

“Biasakanlah yang benar” itu menekankan pesan agar ia selalu dalam track yang dibuat Allah. Segala yang dilakukan tidak boleh melenceng dari nilai dan norma serta rambu yang ditetapkan Allah lewat Al-quran & Hadist. Patokan kebenaran itu mengacu pada 2 hal tersebut. Subjektif memang, namun tetap harus dibalut oleh pola pikir yang objektif. Pola pikir objektifnya dilatih di sekolah dan di rumah.

“Jangan membenarkan kebiasaan” ini menekankan pada pesan bahwa tidak setiap hal yang jadi kebiasaan itu bisa kita benarkan. Bisa jadi itu salah. Orang yang biasa nyerobot, memotong jalan-lawan arus, merasa tindakannya benar karena biasanya orang lain juga melakukan hal serupa. Sudah umum di mata masyarakat. Biasa, tapi tidak benar. Hal seperti ini harus dihindari.

Kembali ke WOI tadi, harapannya, dari hasil belajar geografi seacara tidak langsung setiap hari, Afiqah Humayra kelak bisa menentukan, negara mana yang ingin ia kunjungi. Entah itu sebagai tempat ia belajar, atau sebagai tempat ekspansi bisnisnya, atau tempat ia mengembangkan diri.

Dengan melihat setiap hari peta dunia, mudah-mudahan Afiqah Humayra terinspirasi dan termotivasi sejak balita. Saya pernah dengar, kalau kita ingin menggapai sesuatu, lalu kita pasang gambar, atau tulisan yang mengarah pada sesuatu itu, maka kita akan lebih cepat mendapatkan yang kita inginkan. Kekuatan pikiran berlaku di sini (hukum law of attraction).

Ayra Sedang Merencanakan Masa Depan

Afiqah Humayra sedang menatap masa depan

Selain itu, di sisi dinding rumah kami yang lain akan ada mind mapping potensi diri anggota keluarga. Isinya ada 3 titik, dengan masing-masing subtopic. Tiap anggota keluarga menuliskan, menempelkan, menvisualisasikan mimpi-mimpinya di masa mendatang. Bisa target bulanan, tahunan, atau dekade. Jadi jelas, pemetaan potensi dan target/ cita-cita ke depan sudah sangat fokus.

Dari sana, tiap kami makan malam bersama, akan ada diskusi soal passion, progress cita-cita anggota keluarga, dan hal apa yang paling dicintai dan ingin dilakukan saat itu. Kami biasakan membentuk budaya korporat yang profesional dalam menghadapi masalah-masalah yang muncul dalam kehidupan. Jika ia punya masalah di sekolah, ia harus bisa identifikasi, berani terbuka menceritakannya, dan mampu cari solusinya bersama, jika ia tak bisa menyelesaikannya. Ruang diskusi sangat dibuka lebar di keluarga kami, agar anak kami ini mandiri dan dewasa dalam menghadapi, dan menyelesaikan masalah.

Pesan Imam Syafi’i menarik untuk dicermati.

  • Pergilah (merantaulah) dengan penuh keyakinan, niscaya akan engkau temui lima kegunaan, yaitu Ilmu Pengetahuan, Adab, pendapatan, menghilangkan kesedihan, mengagungkan jiwa, dan persahabatan.
  • Sungguh aku melihat air yang tergenang membawa bau yang tidak sedap. Jika ia terus mengalir maka air itu akan kelihatan bening dan sehat untuk diminum. Jika engkau biarkan air itu tergenang maka ia akan membusuk.
  • Singa hutan dapat menerkam mangsanya, setelah ia meninggalkan sarangnya. Anak panah yang tajam tak akan mengenai sasarannya, jika tidak meninggalkan busurnya.
  • Jika engkau tinggalkan tempat kelahirnmu, engkau akan menemui derajat yang mulia ditempat yang baru, dan engkau bagaikan emas sudah terangkat dari tempatnya.

Segitu dulu cerita inspirasi sederhana dari kelurga Umarat. Anda punya cerita inspiratif dari keluarga Anda? Sudi kiranya berbagi cerita bersama kami. Kita sama-sama menciptakan keluarga Indonesia yang lebih kuat.

WOI! Hidup cuma sekali di dunia WOI! Wake up WOI!

Note: Jika ingin mencetak wallpaper peta dunia, atau wallpaper inspiratif lain secara kolektif dengan harga miring, bisa kontak ke istri saya, Andin (garindia@gmail.com). Ia punya beberapa alternatif bentuk walpaper yang menarik dan bermanfaat.

25 responses to this post.

  1. Ada lho bang World Atlas terbitan Erlangga yang isinya informasi 120an negara di Dunia. Cukup lengkap. Ga ada di toko buku semacam Gramedia. Biasanya pesen langsung sama Salesnya

    Reply

    • Memang ada Atlas terbitan Erlangga. Saya sudah cek. Atlasnya tebal, besar, berat. Namun, yang dipaparkan di tulisan ini bukan buku. Kita ingin ada cara simpel bagi sebuah keluarga, untuk selalu melihat (ke dinding), dan merasa terinspirasi meski hanya lewat doank di depannya. Karena yang dipasang di dinding adalah wallpaper berbentuk sticker, maka yang ingin dicapai juga di sini adalah bagaimana proses belajar bersama-sama antara anak dan orangtua. Keinginan belajar ttg negara lain muncul dari permainan dan hal sepele karena sering melihat peta dunia, lalu satu persatu info negara dicari aja di google, tergantung mau kupas negara mana dulu. Kadang orangtua pasti tidak tahu info seputar negara lain di dunia. Nah, untuk itu, mereka juga dipaksa untuk belajar dan tak cepat puas diri. Kalau di buku Atlas memang lengkap infonya, namun prosesnya tidak melibatkan kerjasama orangtua dan anak. Cukup anak baca aja, beres. Imajinasi anak, proses storytelling, proses dialog hangat antara orangtua dan anak tidak tercapai. Kira-kira begitu masbro Said tentang point yang mau ‘ditembak’ dari WOI (Wall of Inspiration) ini.

      Reply

  2. keren. semoga Afiqah Umayra bisa seperti apyg d harapkan orang tuanya.🙂
    sedikit menguti perkataan Imam Syafi’i Rahimallahu, “orang berilmu dan beradab tdak akan berdima diri di kampung halamannya. tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang. merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dr kerabat dan kawan. berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.” semoga Afiqah termotivasi dengan perkataan Imam Syafi’i Rahimallahuta’ala ini.😀

    Reply

    • Masbro. Saya tambahkan di tulisan saya ya kutipan pesan Imam Syafi’i ini. Makasih udah diingatkan. Pernah pengen nulis ini, tapi ga kepikiran pas finishing tulisannya. Kutipan ini melengkapi tulisan saya. Makasih sekali lagi. Makasih juga doanya.

      Reply

  3. Reblogged this on Jurnal Simbangando and commented:
    sebenarnya mau pasang peta kelistrikan nasional dan dunia. terasa terlalu spesifik rasanya. Mungkin dengan peta dunia bisa jadi awal yang baik.

    Reply

  4. Keren mas! Kreatif!

    Nanti kalo Afiqah udah bisa baca gantung quotes juga. Kayak di rumah mertua saya banyak banget quotes di gantung di berbagai dinding, semuanya pesannya nendang2. Pengalaman saya tiap ke rumah mertua masih saja selalu dapat “nasihat” dari gantungan2 dinding itu.

    Reply

    • Saya sih rencananya pengen bikin wallpaper lainnya, tapi bentuknya cloud tag. ada horizontal, ada yang vertikal. ada yg diagonal. Nah, sekarang malah penasaran, bagaimana bentuk rupa nasihat di rumah mertuamu? Foto2 donk, mention ke @pukul5pagi ya. Thanks bro Sani yang keren.

      Reply

  5. Wah mantap betul ini idenya, bisa ditiru🙂

    Reply

  6. Keren mas idenya, aku borolin dengan istri dan empat anak di rumah🙂, Ramadhan Berkah mas umarat

    Reply

  7. Ini pasti terinspirasi dari peta dunia di dinding museum KAA wktu itu ya kak?

    Reply

  8. Wow…woi-nya keren mas, ide yg luar biasa. Pasti afiqah jd anak hebat kelak kalo liat gimana panda dan manda-nya mendidik dan mengeksplore dia dg cara kreatif spt itu. Kata org bijak ‘masa depan itu diinginkan atau tidak pasti datang menghampiri kita, tetapi kalo kita rencanakan dg baik, maka masa depan akan datang sesuai yg kita inginkan’

    Keren mas tulisannya, tapi mungkin lebih enak kalo agak lebih diperpendek aja kali ya, but overall…keren abis!

    Reply

  9. […] When my families asked me to show them my travel pictures, I brought my map. I showed them where were those cities and countries and told them little histories I knew about those countries. I want them to see the map and not to be late to realise how cool it is (I was late to realise it!). I want them to have the dream that it is possible to go there (Europe seems so far far away for my families). I put the EU map on my room and I marked which cities I have visited and which cities will be my next destination. and I marked on my world map also which country will be my next study destination –Insya Allah. A friend of mine has more creative idea to put a big map on his children’s wall (see his post here). […]

    Reply

  10. Posted by Aditya Rinus on October 11, 2013 at 11:46 AM

    wah keren banget bang adil, ukuran petanya ada yang lebih kecil nggak bang, buat ditempel dikamar sndiri he, maklum blum berkeluarga bang he

    Reply

    • Bisa. Ada juga kok yang ukuran kecil. Bisa kontak ke istriku garindia@gmail.com namun harganya memang agak lebih mahal dari poster poster biasa, karena cetak. Di gramedia dan toko buku belum ada ekseskusi poster peta ukuran jumbo spt ini.

      Reply

  11. Kota Wisata cluster mana? Kapan- kapan silaturahim lah🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

childhoodoptimizer

"Optimalkan masa kecil anak, agar hidupnya selamat, kelak!"

One's Blog

Ucapan berhamburan - Tulisan akan bertahan

Azizah SL

Membumikan Kata, Melangitkan Cerita

Ollie dan Dunianya

"I read, I travel, and I become"

penjelajahmimpi

Terus menjelajahi mimpi, karena semua berawal dari sini

Chae's Blog

Life begins at the end of your comfort zone

Muhammad Jhovy Rahadyan

Be The Best Of Ourself

Ardisaz

Talk about Tech, Startup, Gadget, Travel, and My Daily Life

Kiki Barkiah

Ummi diary

Zaky Amirullah

Merapikan Serpihan Hikmah

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

DIENG PLATEAU

PARADISE OF CENTRAL JAVA

Pusat Refill Toner

Refill Toner Di Tempat

Febri Photography

Kadang keindahan diawali oleh kegilaan

dinysullivan92

This Is My Life

Tentang Hidup

Hidup sekali, Hiduplah yang berarti..

Seorang Pemuda Pendamba Ridho Ilahi

Pecinta Dzikir dalam Alunan Fikir

SilentManifest

Don't Trust Me. I'm not a Writer

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

Stev_vannie's blog

Apalah Arti Sebuah Kata

literasi . seni . lestari

untaian patahan kata bertaut menjadi narasi beresensi

direizz

Just another WordPress.com site

Komunitas Ngéjah

Desa Sukawangi - Kec Singajaya - Kab Garut

NANDA PRINTING DAN PERCETAKAN RAWAMANGUN – JAKARTA

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

sihaik

This WordPress.com site is the bee's knees

Azinuddinikrh's Blog

barangkali kau benar, hanya malaikat dan gemericik air lah yang dapat membawaku pergi berlalu

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Blog Ayunda Damai

Bermain, Belajar dan Bercerita

Kicau Kaki

Melangkah, memotret, menulis

serbaserbitoyota

information & news

Scientia Afifah

bacalah, dan bertumbuhlah!

Yanto Musthofa

In this very short journey home, I dare not to dream of making a difference. The world is going to have a marker that I've ever been growing in it, ... that's all I have to dream of.

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Rindrianie's Blog

Just being me

Martina Nofra Panai

InsyaAllah 2017

SanWa Journeys

by Sandrine Tungka

rizasaputra

tempat kuring ngacapruk

Moh Darodjat

Muhammadiyah Gerakanku

Ruli Blogger

Wordpress.com

Life Journey

Catatan Perjalanan Kehidupan

JaTiara

A Diary To Share And Review My Random Memories

CCTV, AC, GPS, PABX, Brankas, Pemadam Api, JAMBI

Safety Spesialis, Bengkel Mobil, Material Bangunan, Jambi 0741-7350248, 085216881144

Imaji Tiada Batas!

Hidup sederhana, berkarya luar biasa.

Ridwanologi

Ruang Pandang Ridwan Aji Budi Prasetyo

D L A`s Stories

Mylife, Mydeath are all for Allah SWT.

unspoken mind

if you can't tell, just write

%d bloggers like this: