Tiga Tahun yang Menyenangkan Bersamamu

Malam ini aku sampai di rumah pukul 23.30, setelah ada acara informal dari kantor. Ada rekan kerja yang ultah, dan dirayakan bersama direktur kami di sebuah tempat di Grand Indonesia. Sebelumnya, seharian kami meeting membahas strategi programming. Cukup menguras energi karena sedari pagi marathon hingga malam.

Sesampainya di rumah, aku disambut senyum indah wanita cantik. Seperti biasa, aku mencium lehernya (red: cium leheng). Kami berpelukan. Ritual pengikat cinta yang biasa kami lakukan ketika baru bertemu setelah beberapa waktu berpisah. Manda Andin—wanita yang selama 3 tahun ini menjadi pendamping hidupku—sedang mengetik materi rapat kerja Batutis. Ia konsentrasi di materi webbing. “Ini ada tugas baru dari Batutis, bikin Webbing pakai Corel,” ujarnya penuh semangat. Hampir pukul 12 malam, namun ia masih mengerjakan PR-nya dengan antusias. Itulah hal yang aku paling suka dari Manda Andin. Ia selalu menularkan semangat membara jika menyukai suatu bidang tertentu. Tipikal orang yang all out.

Batutis menjadi hal penting dalam pembicaraan keluarga kami belakangan ini karena Manda Andin baru saja ikut pelatihan Metode Sentra di Batutis dengan melahap semua paket pelatihan lengkapnya, plus mengikutsertakan Afiqah Humayra—buah hati kami—trial di kelas toddler Batutis.

Kami bertukar pikiran, bertukar cerita. Aku menceritakan apa yang terjadi dengan pekerjaanku di kantor, lalu Andin pun turut menceritakan apa insight yang ia dapatkan saat rapat kerja dengan guru-guru di Batutis Al-Ilmi. Quality time kami memang sedikit unik. Bukan di pagi hari, tapi di tengah malam menjelang dini hari bahkan. Sebab, di pagi hari, kami sudah punya bayi super aktif yang pasti mengajak bermain ini dan itu. Ia juga punya hak bermain denganku selaku ayahnya. Aku tentu tak ingin menjadi ayah yang ada namun tiada. Ada wujudnya, namun “kosong” kehadiran dan kedekatan dengan anaknya.

Tiga Tahun Lalu

Tepat pukul 12 malam, Manda Andin mengambil sesuatu dari dalam kulkas. Ia membuka bungkusnya, lalu tersibaklah 5 bongkahan cupcakes lucu, unyu, kinyis-kinyis. Aku bilang,”Manda, ini mah aku ndak tega makannya. Mending dilihatin aja kuenya. Kuenya cantik.” Ya, kue yang dibelikan Manda Andin itu cantik sekali, persis seperti orang yang membelikannya untukku.

Cupcakes ultah pernikahan

Cupcakes ultah pernikahan

Food Testing by Chef Apita

Food Testing by Chef Apita

Kami berpelukan. Aku mengucapkan terima kasih kepada Andin atas segalanya untukku. “Terima kasih ya manda, sudah jadi pendamping hidupku 3 tahun terakhir ini..”

Manda Andin pun membalas, “Terima kasih juga ya pak Ading, sudah jadi imamku…”

Ah, malam semakin larut. Dini hari pun sudah tiba. Kami terjerembam dalam kesyahduan momen mesra. Tiga tahun yang tak terasa lama. Waktu berlalu begitu cepat, tiba-tiba sudah tiga tahun saja. Tiba-tiba sudah ada anak kecil yang lucu, dan ngomongnya akeh banget. Ya, dialah Kakak Apita. Ia penghibur hati kami. Ia permata hati kami. Ia penguji kesabaran kami.

Aku jadi teringat di malam hari, tgl yang sama, persis 3 tahun yang lalu. Apa yang aku lakukan di malam 3 tahun lalu itu? Aku sedang berada di Gresik, bersama keluargaku, menginap di hotel Saptanawa. Aku tak bisa tidur nyenyak karena esok hari, tgl 24 Desember 2011, adalah hari pernikahanku dengan gadis pujaan hati, Ikhyandini Garindia Atristyanti. Pertemuan dengannya sangatlah singkat. Ketemu di Ramadan via online setelah tak ketemu 10 tahun, lalu ngobrol, lalu dekat, dan setelah lebaran Idul Fitri, aku datang ke Gresik, melamar Andin. Aku tak pakai waktu lama untuk memutuskan menikahi Andin. Mungkin ini yang dinamakan orang dengan ketemu jodoh. Lancar seperti kecepatan internet 100 Mbps. Wush wush wush…

Apa kegiatan keluargaku di malam sebelum hari pernikahan? Keluarga mengantarkanku ke dokter gigi, membersihkan karang gigi. Hehehe. Itu hal yang seharusnya aku sudah lakukan jauh-jauh hari, tapi lupa karena sibuk. Malam itu pula, aku sedikit melakukan gladi resik untuk ijab qabul. “Insya Allah lancar besok,” begitu keyakinanku.

Mulai Dari Nol

Sejak 24 Desember 2011, kehidupanku sudah berubah menjadi imam keluarga. Aku pembimbing bagi istriku, Andin.

Kalau dipikir-pikir lagi, kenekatanku menikahi Andin memang mengagetkan. Namun, hal itu aku sangat syukuri. Kalaulah aku tak berani ambil resiko, tentu hari ini aku akan tetap jadi jomblowan yang sibuk kerja kantoran.

Banyak keajaiban terjadi sejak menikah. Aku dan Andin mulai menjalankan keluarga kami dari nol. NOL BESAR.

Kami sempat tinggal di kos-kosan berukuran kamar 2.5 m x 3 m di Kebon Jeruk. Di sini kehebatan Manda Andin sudah terbukti-teruji. Ia tak komplain. Ia tipikal orang tangguh, yang siap ditempatkan dimanapun. Setelah mendapat rezeki, kami pindah ke kontrakan yang lebih besar kamarnya. Saat itu sudah ada dapurnya di bagian belakang. Satu kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, satu ruang tamu. Setelah mendapatkan rezeki lagi, kami pindah ke Cibubur. Harga rumah yang semula tak masuk akal untuk dihitung pakai logika manusia, ternyata pada kasus kami terjadi keajaiban. Ada saja orang kaya yang sedang bosan dan pengen jual-jualin asset rumahnya yang tak terawat.

Kami meyakini, menikah itu akan mendatangkan keberkahan, rezeki yang melimpah, seperti yang dijanjikan Allah. Itu terbukti. Ada aja rezeki orang nikah. Buat jomblowan dan jomblowati, musti kudu percaya ama rumus ini. Kalau nikah, 2 rezeki anak manusia, disatukan, sehingga bisa menjadi lebih besar jumlahnya. Kalau masih tetap menjomblo (asal jangan men-jonru), maka rezeki Anda hanya dijatah hanya untuk 1 orang saja. Tapi kalau menikah, beda hitungan.

Perjuangan lainnya pun tak kalah menantang. Manda Andin dulu, kalau kemana-mana pernah jalan kaki, turun-naik angkot, naik ojek, naik bajaj, naik bus, naik kereta api, naik motor. Sekarang Alhamdulillah, sudah bisa naik mobil, terlindung dari panas terik dan hujan badai.

Dinamika di dalam rumah tangga pun kami jalani dengan kepala dingin. Pasti ada perbedaan pendapat, pertengkaran, namun selalu bisa selesai, dan harus selesai sebelum kami tidur. Kami harus tuntaskan masalah sebelum tidur. Resep yang sangat mujarab untuk menjaga keharmonisan dalam relasi suami-istri menurut kami. Jadi, ketika tidur, masalah itu bahkan takkan sempat mampir di mimpi-mimpi kami.

Momen paling diingat lainnya adalah saat menjadi komuter Jakarta-Surabaya-Gresik secara regular tiap Jumat-Senin. Jumat terbang ke Surabaya, dan Senin subuh sudah terbang lagi ke Jakarta. Caranya? Beli tiket promo semurah-murahnya jauh-jauh hari sebelumnya. Agak boros saat itu sih pengeluarannya, namun hal itu dilakukan karena ingin ketemu dan melihat langsung si Afiqah cantik yang baru lahir. Momen itu paling tidak selama 6 bulan sempat pak Ading jalani. Pak Ading sampai tergabung di dalam komunitas terbang (Kommuter) Surabaya-Jakarta.

Tatap Masa Depan

Kalau berkaca dari kejadian di 3 tahun terakhir, mungkin keluarga kami belum ada apa-apanya. Belum ada konflik yang besar. Kami masih bisa mengontrol diri. Hal yang lebih penting lagi untuk perlu diperhatikan adalah mau berbuat apa untuk masa depan.

Kami sudah melaksanakan Rapat Kerja Keluarga di Bandung beberapa waktu lalu. Dalam sebuah pilihan nekat, kami spontan ke Bandung di saat weekend, lalu memilih penginapan, lalu membicarakan visi-misi dan impian Pak Ading dan Manda Andin untuk tahun 2015. Elaborasi, diskusi, saling memberi masukan agar impian-impian tersebut bisa tercapai, membuat lahirnya rasa optimis dalam keluarga kami. Ini menjadi bahan bakar yang pas untuk menjalankan roda impian mulia keluarga kami ke depannya.

Jalan masih panjang. Afiqah masih 2 tahun-an. Masih banyak PR yang harus kami tuntaskan pengerjaannya. Namun, jika boleh melakukan refleksi, aku ingin katakan bahwa aku sangat-sangat senang dan merasa penuh syukur bisa bersamamu, Manda Andin. Ini adalah tiga tahun yang menyenangkan bersamamu, dan aku ingin ini berlangsung lebih lama lagi.

Aku ingin menumbuhkan cintaku bersamamu, duhai si cantik Manda Andin. Terima kasih sudah menjadi ibu yang baik buat Apita. Ia berkembang pesat sekali dalam berbicara. Terima kasih pula sudah menjadi istri yang menenangkan buatku.

Sehat-sehat ya…

Love you full!

–Adlil Umarat–

6 responses to this post.

  1. Dan saya termasuk salah seorang yang menjadi saksi… banyak kejadian yang manis dan pahit ya om Adlil, sebelum dirimu menikah…

    Still remember this nggak…? Hahahaa…, gw dan om Fani nih jadi saksi…
    – Atap rumah kost jebol karena hujan badai…, padahal mau ada kunjungan…
    – Sepeda lipet raib, kampring banget…
    – Sempet hunting rumah daerah Serpong…

    Time flies… sekarang udah pada punya anak… sekarang udah pada punya blog dengan puluhan posting-an… sekarang udah harus jadi parents yang smart and wise..

    Semoga pernikahan kalian berdua (dan kami tentu saja) awet langgeng bahagia sejahtera selalu… anak2 tumbuh menjadi anak yang sehat dan dapat dibanggakan…

    Reply

    • Terima kasih Mbak Mona dan Mas Fani, sudah jadi saksi kunci perjalanan ups and down yang pahit manis itu. Best friend deh pokoknya🙂 Doa yang sama untuk kalian berdua ya..

      Reply

  2. akh gagal pertamax…

    anw selamat bro adul udah menjalani masa 3 tahun yg pernuh suka cita, semoga tahun tahun berikutnya, dekade dekade berikutnya, dasawarsa dasawarsa berikutnya tetap membahagiakan kalian. Semangat all out yang keren banget jangan lupa diimbangi dengan kejujuran terhadap tubuh. Alam ini ditakdirkan seimbang…siang dan malam, gelap dan terang, besar dan kecil, semangat dan istirahat. Apalah artinya semangat menggebu gebu jika tubuh tidak dapat berdiri tegap. #menjagakeseimbangan

    Reply

  3. Satu kata: envy. You have such a wonderful love story. Hihi… Happy anniversary, be happy ever after yaaa….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

childhoodoptimizer

"Optimalkan masa kecil anak, agar hidupnya selamat, kelak!"

One's Blog

Ucapan berhamburan - Tulisan akan bertahan

Azizah SL

Membumikan Kata, Melangitkan Cerita

Ollie dan Dunianya

"I read, I travel, and I become"

penjelajahmimpi

Terus menjelajahi mimpi, karena semua berawal dari sini

Chae's Blog

Life begins at the end of your comfort zone

Muhammad Jhovy Rahadyan

Be The Best Of Ourself

Ardisaz

Talk about Tech, Startup, Gadget, Travel, and My Daily Life

Kiki Barkiah

Ummi diary

Zaky Amirullah

Merapikan Serpihan Hikmah

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

DIENG PLATEAU

PARADISE OF CENTRAL JAVA

Pusat Refill Toner

Refill Toner Di Tempat

Febri Photography

Kadang keindahan diawali oleh kegilaan

dinysullivan92

This Is My Life

Tentang Hidup

Hidup sekali, Hiduplah yang berarti..

Seorang Pemuda Pendamba Ridho Ilahi

Pecinta Dzikir dalam Alunan Fikir

SilentManifest

Don't Trust Me. I'm not a Writer

Seni Hidup

=Ketidaksempurnaan Itu Cantik=

Stev_vannie's blog

Apalah Arti Sebuah Kata

literasi . seni . lestari

untaian patahan kata bertaut menjadi narasi beresensi

direizz

Just another WordPress.com site

Komunitas Ngéjah

Desa Sukawangi - Kec Singajaya - Kab Garut

NANDA PRINTING DAN PERCETAKAN RAWAMANGUN – JAKARTA

Percetakan, Foto Copy, Penjilidan, Pengetikan, Design Grafhis, Print dan Komputer

sihaik

This WordPress.com site is the bee's knees

Azinuddinikrh's Blog

barangkali kau benar, hanya malaikat dan gemericik air lah yang dapat membawaku pergi berlalu

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Blog Ayunda Damai

Bermain, Belajar dan Bercerita

Kicau Kaki

Melangkah, memotret, menulis

serbaserbitoyota

information & news

Scientia Afifah

bacalah, dan bertumbuhlah!

Yanto Musthofa

In this very short journey home, I dare not to dream of making a difference. The world is going to have a marker that I've ever been growing in it, ... that's all I have to dream of.

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Rindrianie's Blog

Just being me

Martina Nofra Panai

InsyaAllah 2017

SanWa Journeys

by Sandrine Tungka

rizasaputra

tempat kuring ngacapruk

Moh Darodjat

Muhammadiyah Gerakanku

Ruli Blogger

Wordpress.com

Life Journey

Catatan Perjalanan Kehidupan

JaTiara

A Diary To Share And Review My Random Memories

CCTV, AC, GPS, PABX, Brankas, Pemadam Api, JAMBI

Safety Spesialis, Bengkel Mobil, Material Bangunan, Jambi 0741-7350248, 085216881144

Imaji Tiada Batas!

Hidup sederhana, berkarya luar biasa.

Ridwanologi

Ruang Pandang Ridwan Aji Budi Prasetyo

D L A`s Stories

Mylife, Mydeath are all for Allah SWT.

unspoken mind

if you can't tell, just write

%d bloggers like this: